Catatan Kedelapan Puluh Lima Sekolah
Hari ini hari pertama pelaksanaan penilaian tengah semester atau yang lebih akrab dikenal mid semester. Saya kebagian jadwal hari Senin dan Selasa. Dua hari karen sekaligus jadwal piket.
Berangkat ke sekolah bersama Ibu Riska dan juga ada Ibu Anni yang tak menginap seperti biasanya. Hujan memang turun lebih awal kemarin sehingga Ibu Anni tak jadi berangkat. Ia juga kebagian jadwal yang sama dengan saya.
Saya membawa barang yang cukup banyak pagi itu. Ibu-ibu di sekolah berpesan ke saya untuk membawa ubi jalar. Mereka hendak membuat jalangkote. Persiapan buka puasa katanya. Saya pun mengiyakan. Sehingga isi tas saya membludak. Bahkan laptop yang selama ini jadi langganan isi tas tak jadi saya bawa. Saking beratnya. Saya cukup membawa harddisk berisi file penting untuk minggu ini di sekolah.
Pelaksanaan PTS berjalan dengan cukup baik. Saya tak langsung memeriksa hasilnya. Kami lebih banyak bercerita di kantor usai pelaksanaan PTS. Menjelang Duhur, saya menyempatkan memperbaiki air yang tak jalan sedari pagi. Ternyata karet pengikat pipa lepas. Saya menyangganya dengan batu untuk sementara. Selepasnya saya kembali ke sekolah. Melanjutkan bercerita.
Sore turun hujan. Para Ibu batal pulang kembali ke mukimnya. Hujan makin deras saja. Hingga petang tiba, Ibu-ibu kembali dengan payung putih. Juga tak lupa anjing betina berwarna orange yang kami menyebutnya "pengawal" setia menemani.
Post a Comment for "Catatan Kedelapan Puluh Lima Sekolah"