Hujan dan Peristiwa Lainnya (Catatan Libur Sekolah Hari 1)

 Menginap di Parepare adalah keputusan yang selain tidak melelahkan juga sebagai bagian dari liburan. Selama ini jika menonton langsung PSM bertanding di Liga Indonesia, kami langsung pulang. Menggunakan kata kami karena saya biasanya selalu ditemani seorang atau dua orang teman. 

Kali ini berangkat sendiri sebab teman saya tidak berencana menginap. Jadi urung berangkat karena perjalanan pulang sendiri melelahkan dan juga karena harus menempuh perjalanan malam dengan segala risikonya. 

Seusai pertandingan saya cuma menghabiskan waktu beristirahat. Kekalahan membuat mood untuk keluar malam menjadi salah satu sebab. Anggap saja ini bagian dari beristirahat untuk perjalanan ratusan kilometer. 

Saya sudah mulai bersiap pulang sekitar pukul 09.30 WITA. Terlebih dahulu mencari tempat reparasi jok motor. Sore kemarin saya sebenarnya sudah mendapatkan beberapa tempat. 

Saya menemukan di jalan Lahalede pas persimpangan. Sambil dikerja, saya sekalian berteduh karena hujan terus turun meski tidak deras. Setelah jadi saya sempat berputar-putar di Kota Parepare sebelum memutuskan pulang. 

Hujan menyertai sepanjang perjalanan pulang. Paling parah ada di Pinrang. Saya bahkan berhenti beberapa kali untuk berteduh. Hujan yang turun beberapa kali amat deras. Apalagi saya tidak memakai jas hujan. Alhasil berteduh adalah jawaban. 

Hujan baru benar-benar berhenti ketika menjelang keluar dari Kota Pinrang. Sepanjang perjalanan banyak posko yang dibuat untuk persiapan Nataru. Kebanyakan diisi oleh petugas dari berbagai instansi. 

HP Tertinggal

Kejadian lain saat sudah sampai di Kota Enrekang adalah saya hampir saja kehilangan HP. Ketika itu, saya singgah di masjid samping BPSDM. Tujuannya, untuk menelpon seorang kawan untuk singgah sebentar di kosannya untuk mengerjakan beberapa hal yang amat penting. 

HP yang tertinggal di teras Masjid


Saat mendapatkan kabar bahwa ia ada di rumahnya saya segera meluncur dan tanpa sadar HP tertinggal di teras masjid. Baru kali ini juga saya tidak memeriksa barang-barang saya sebelum berangkat. Untungnya ketika saya kembali mengecek, ternyata masih tergeletak. Bersyukur sebab masih ditakdirkan untuk kembali. 

Setelah kerjaan selesai, saya pulang ke rumah. Ibu sudah menunggu karena sejak pagi sudah menanti kedatangan. Hal melegakan ketika tiba dengan selamat tanpa kekurangan apapun di rumah. Sambil melepaskan jaket, dalam hati saya mengucapkan Selamat hari Ibu. 

Parepare, Pinrang, Enrekang 22 Desember 2025

Muhammad Suaib Natsir
Muhammad Suaib Natsir Penyuka berat PSM Makassar, sehari-hari bertugas di SMPN 6 Satap Maiwa. Warga Enrekang

Post a Comment for "Hujan dan Peristiwa Lainnya (Catatan Libur Sekolah Hari 1) "